Surat untuk Sahabat
Aku akan menulis tentang kamu, sahabat yang jauh. Jauh, ya, kamu memang jauh.. Tetapi sejauh apa pun kamu berada, kamu selalu dekat di hatiku.
Bukankah kita sahabat yang saling mendukung? Kita senasib, harus hidup dalam pekerjaan yang serupa. Pula harus mengalami kekecewaan yang tidak terlalu berbeda. Mengalami perasaan tertekan yang kadang muncul karena tuntutan akan banyak hal.
Tetapi kita dapat tersenyum bersama, menertawakan kita sendiri.. Kita pun dapat saling memahami, karena inilah perasaan kita, perasaan yang serupa.
Mungkin ini yang mendekatkan kita pada awalnya.. Perasaan ini„ kebutuhan yang sama akan Tuhan„ perasaan menjauh dari-Nya, namun tak mau meninggalkan-Nya. Untuk itulah kita saling mendukung dan saling menguatkan..
Yah aku tau pada awalnya memang kita hanya saling kenal, dengan pembicaraan alakadarnya. Dan ternyata saat membicarakan hal-hal yang bersifat pribadi, kita dapat saling menguatkan..
Ini tidak sekedar sambil lalu, ini adalah memaknai, dan kontemplasi. Kuharap, nanti tidak berakhir begitu saja, saat hidup mulai membawa kita kepada banyak perubahan.
Nanti pasti kita berubah, namun kuharap persahabatan kita dapat terus berjalan. Meskipun sekarang kita hanya bersahabat lewat dunia maya, aku tau kamu ada, dan aku pun akan selalu ada, seperti yang telah kujanjikan: kapan saja aku akan selalu mau mendengarkan.
Dan suatu ketika saat kita bertemu lagi nanti, kita akan terus berkembang dan makin kuat dalam persahabatan ini :)
Untuk kamu sahabatku yang jauh disana, jaga diri yaa.. Ingatlah selalu akan cahaya yang pernah kita terima, api yang akan selalu mengobarkan semangat, dan jiwa yang melayani.. Hidupmu, hidupku„ sangat berarti :)
Sahabat, sampai jumpa suatu saat nanti, bila Tuhan berkenan…